Mon, Nov 14, 2022

Panen Anggur Berbagai Varian di Kebun Anggur Zeze Zahra

Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya beberapa anggur sudah siap untuk dicicipi. Ada anggur Trans, anggur Nizina, Anggur Cherny Crystal dan beberapa anggur jenis lainnya. Semua anggur ini manis rasanya karena memang berasal dari bibit pilihan. Mau lihat suasana panen dan buah-buah anggur warna-warninya? Yuk simak di video berikut ini.

Kebun Anggur Zeze Zahra

Ada berbagai jenis anggur di kebun anggur Zeze Zahra. Ada anggur Trans, Jupiter, Ninel, Akademik, Gozv, Cherny Crystal, Nizina dan lain-lain.

Link channel : https://youtube.com/zezevavai

Link toko : https://tokopedia.com/zezezahra

Sat, Nov 12, 2022

openSUSE-ID di Indonesia Linux Conference 2022

Apa itu ILC? Yang jelas bukan Indonesia Lawyers Club. ILC adalah Indonesia Linux Conference yang di tahun 2022 ini rencananya akan dilaksanakan di Ponorogo, namun karena satu dan lain hal berpindah ke Sidoarjo tepatnya di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Tentang sejarah ILC sendiri, penulis mengalami kesulitan karena perlu menghimpun arsip dari berbagai sumber, plus domain linux.or.id yang sudah tidak terawat. ILC pertama kali diadakan di Surabaya tahun 2006, bertempat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember tanggal 17-19 Nopember 2006 dalam rangka peringatan Dies Natalis ITS ke-40. O iya, tidak seperti sekarang dimana era grup Telegram berbagai distribusi Linux dan semacamnya menjamur, era ILC merupakan era KPLI (Kelompok Pengguna Linux Indonesia) yang hampir ada di setiap kota, era dimana internet belum secepat sekarang. Jadi ILC itu semacam kopdar tahunan KPLI se-Indonesia, sehingga ada sesi khusus di ILC yang bernama KPLI Meeting.

KPLI (Sumber: Majalah InfoLinux Edisi 12/2009)

Daftar ILC yang pernah terselenggara (kalau ada yang salah/kurang, boleh komentar di bawah ya guys):

  1. ILC 2006 – Surabaya
  2. ILC 2007 – Yogyakarta
  3. ILC 2008 – Bali
  4. ILC 2009 – Makassar
  5. ILC 2010 – Bogor
  6. ILC 2011 – Mataram
  7. ILC 2012 – Malang
  8. ILC 2013 – Aceh
  9. ILC 2014 – Sinjai
  10. ILC 2015 – Tegal
  11. ILC 2020 – #dirumahaja
  12. ILC 2021 – Bogor (?)
  13. ILC 2022 – Sidoarjo

Di tahun 2022 ini, Komunitas openSUSE Indonesia berkesempatan menjadi pendukung acara/mitra komunitas. Terlihat dari ILC 2022 yang berdomain opensuse.id. Selain itu, dukungan SUSE sebagai sponsor Gold turut menyemarakkan ILC 2022 ini. Kemeriahannya bisa dilihat dari potongan postingan di bawah ini. Sepertinya sih booth openSUSE & SUSE ini booth yang paling rame dan paling banyak hadiahnya, antara lain stiker (jelas), penutup kamera, handuk, kaos, flash disk, dan boneka gecko (most wanted item). Kami juga mengadakan donasi, sistemnya adalah dengan donasi minimal Rp100.000, maka pengunjung berhak mendapatkan kaos eksklusif openSUSE.Asia Summit 2022 dan boleh pilih satu hadiah lainnya. Tak disangka-sangka, ada satu sosok dari komunitas distro setan merah yang nekat memborong kaos donasi!. Thanks bro!

Laporan pandangan mata ILC 2022 ini juga bisa disimak lewat utas Twitter mas Aryulianto (yang konon kewalahan karena pengunjung booth openSUSE membludak) berikut ini.

Pak Yusuf Hadiwinata Sutandar dari PT Biznet Gio Nusantara dalam keynote-nya “March of the Penguin: 20 years Linux Snapshot in Indonesia” menyebutkan Komunitas openSUSE Indonesia. Sempat bertanya-tanya kenapa tahun yang tercantum 2004 karena Komunitas openSUSE Indonesia baru berdiri di 2007 seperti terarsip disini. ILC sendiri juga baru diadakan di 20016. Menurut Pakdhe Adnan sebagai salah satu senior openSUSE dalam komentarnya, Komunitas openSUSE Indonesia diinisiasi oleh Pak Vavai setelah sebelum ILC Jogja tahun 2007. Oleh karena itu, pencantuman tahun 2004 dirasa kurang tepat, tapi tidak apa-apa juga sih karena openSUSE-ID ikut muncul di videotron.

Willy SR + Vavai
Pak Vavai di ILC 2007, foto oleh Pak Yan Arief

Kemeriahan lain ILC 2022 bisa disimak lewat album foto berikut:

Tulisan lain tentang ILC 2022 juga bisa disimak lewat beberapa tautan berikut:

 


 

Eits, jangan ditutup dulu tab perambannya. Masih ingat keramaian di jagat maya lewat gambar di paling kiri?

Selamat untuk yang sudah dapat boneka gecko lucu nan imut dan memeriahkan ILC 2022, buat yang hadir dan belum dapat jangan berkecil hati, tunggu acara-acara keren openSUSE-ID berikutnya.

Buat yang belum dapat dan nggak dateng ke ILC 2022 gimana?

Fri, Nov 11, 2022

Pertimbangan dan Alasan Utama Ternak Ayam KUB

Setelah anakan ayam (DOC) yang didatangkan beberapa waktu yang lalu berusia 2 minggu, Zeze Zahra kembali menambah 200 ekor sebagai bagian dari proses ujicoba pemeliharaan ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Balitbangtan).

Apa saja sih pertimbangan memelihara ayam KUB? Apa saja alasannya dan bagaimana menyiasati agar tidak mengalami kerugian dalam menjalankan usaha ternak ayam KUB?

Thu, Nov 10, 2022

Selingan Waktu, Menulis Blog dan Akselerasi Usaha

Sekali atau dua kali dalam seminggu saya biasanya main ke toko pertanian dan kebun anggur Zeze Zahra di Tambun, Kabupaten Bekasi. Selain untuk tujuan mengecek operasional dan kemajuan usaha, kunjungan ke toko atau ke kebun ini juga bagian dari selingan. Ada kalanya saya, Achos Maryadi Arismunandar dan Qchen Marsan Susanto bertemu disana untuk diskusi mengenai perkembangan PT Excellent Infotama Kreasindo dan PT Aktiva Kreasi Investama.

Waktu yang ada dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jika ke Tambun saya biasanya berusaha menyempatkan diri main ke keluarga atau kerapkali saya sengaja datang pagi untuk ziarah ke makam keluarga. Setelah itu meluncur ke toko atau kebun yang masing-masing jaraknya tidak sampai 1 KM.

Sampai di toko atau kebun saya biasanya foto-foto suasana untuk tulisan di blog https://www.vavai.com atau bisa juga memvideokan hal tertentu (tanaman, suasana toko, suasana kebun atau tips terkait ternak dan tanaman anggur) untuk nantinya diupload ke Youtube Zeze Zahra (https://youtube.com/zezevavai)

Setelah itu semua, baru kami bertiga ngobrol mengenai rencana dan review perkembangan Excellent dan Aktiva. Adul dan Satir yang biasanya menjaga toko menyediakan air kelapa muda yang dipetik dari pohon kelapa di pekarangan toko Zeze Zahra.

Untuk makan siang, kami biasanya fleksibel. Kadang memesan masakan dari keluarga di Tambun seperti sop daging sapi atau kikil, belut atau sop ayam kampung. Kadang membeli di Rumah Makan masakan Padang atau bisa juga membeli gado-gado dan sayur gabus pucung dari rumah makan di sekitar toko pertanian Zeze Zahra.

Budget untuk membeli makanan ini biasanya lebih rendah dibandingkan jika kami kumpul di mall di sekitaran markas Excellent dan Aktiva di kota Bekasi.

Saya biasanya meluncur selepas mengantar Vivian di sekolah. Perjalanan ke toko pertanian saya isi dengan mendengarkan Youtube, bisa dalam bentuk pembelajaran bahasa Inggris, pembelajaran terkait kuliah, wawancara para tokoh usaha terkenal, insight bisnis dari para CEO (misalnya insight dari pak TP Rachmat, pak Chairul Tanjung, Steve Jobs, Bill Gates, Jack Ma dan lain-lain) atau bisa juga sekedar mendengarkan musik atau pengajian tergantung mood saat itu ☺️🤭

Saat diskusi, saya juga biasanya memonitor pekerjaan dan group diskusi team, termasuk mengadakan meeting atau koordinasi dengan team secara online. Dengan cara demikian, waktunya bisa benar-benar efektif dan terisi dengan kegiatan yang baik untuk berbagai keperluan.

Agenda yang dilakukan juga tidak selalu sama. Bisa saja saya ke toko pertanian dan kebun anggur sekedar untuk membaca buku, menyelesaikan tugas kuliah atau sekedar menonton video tertentu. Bisa juga menonton Netflix atau Curiosity Stream. Jadi fleksibel sesuai dengan situasi yang ada.

Menjelang Ashar saya biasanya selesai di toko atau kebun dan meluncur kembali untuk menjemput Vivian di sekolah.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan ini bisa menjadi selingan yang baik dan menyenangkan. Saya bisa menjalaninya dengan ritme yang bisa diatur sendiri. Tidak monoton dan juga tidak overload. Kalau terlalu capek ya istirahat.

Saya ingat perkataan pak TP Rachmat mantan CEO Astra International dan pendiri Triputra Group di salah satu kesempatan : “Saat keluar dari Astra, saya usia 59 tahun. Disebut tua iya, disebut nggak tua juga iya. Apakah saya ingin pensiun dengan main golf saja atau bagaimana. Akhirnya saya memilih untuk membuat perusahaan karena pengalaman dan hobby saya disitu…”

Jadi bukan soal banyak sedikitnya kegiatan atau karena usia atau karena nilai kekayaaan, namun adakalanya kita menjalani berbagai kegiatan karena itu bagian dari upaya kita menjadikan hidup lebih bernilai. Syukur-syukur bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan bagi komunitas atau masyarakat di sekitar kita.

Warren Buffet di usia 80-an masih menyetir mobil sendiri. Bukan karena dia tidak mampu membayar driver (dia langganan masuk daftar orang terkaya di dunia) atau karena dia egois, melainkan karena dia bisa beraktivitas dan bukan sekedar rebahan saja menikmati kekayaan yang dimiliki.

Saya tidak tahu nantinya usaha yang dilakukan maupun kegiatan yang dilakukan akan membawa arah kehidupan kemana, namun saya percaya jika kita mempersiapkan dan melakukan kegiatan yang positif, pada akhirnya tetap ada benefit yang bisa dicapai. Apakah itu dalam bentuk keberhasilan usaha, pembelajaran usaha, pembelajaran hidup maupun yang lainnya.

Hidup kita milik kita, susah maupun senang, kita juga yang menjalaninya.

Wed, Nov 09, 2022

Pemeliharaan Anakan Ayam KUB

Ayam KUB adalah Ayam Kampung Unggul Balitbantan (Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian). Zeze Zahra melakukan ujicoba pemeliharaan 100 ekor anakan ayam KUB di lingkungan toko pertanian Zeze Zahra, sekaligus untuk mengisi waktu disela-sela mengurus tanaman dan toko.

Karena saya tidak bisa sering-sering mondar mandir ke toko, saya memberikan HP Xiaomi saya ke bang Adul yang biasa menjaga toko untuk membuat video-video yang diperlukan. Berdua dengan bang Satir sebagai kameramen, bang Adul mencoba membuat video pemeliharaan anakan ayam KUB.

Bagaimana situasinya, ada gugup ada bingung tapi ini alami dan menunjukkan hal riil, hehehe…

Tue, Nov 08, 2022

Ngobrol di Luar Markas

Karena datang dari keluarga dengan jumlah saudara banyak, kadang jika ada acara, saya ingin melibatkan semua yang terkait sebanyak mungkin.

Hanya saja, seiring waktu, saya mesti realistis. Kalau semua dilibatkan padahal tidak terkait dengan acara atau hal yang ingin dibahas, bisa jadi membosankan bagi yang bersangkutan. Jadi nggak nyambung.

Itu sebabnya, belakangan saya lebih sering diskusi dengan team yang spesifik. Misalnya membahas mengenai aplikasi SaaS dengan team product development. Membahas mengenai helpdesk, implementasi dan support dengan team support. Membahas mengenai aspek keuangan dan perpajakan dengan team Accounting dan seterusnya.

Untuk beberapa case tertentu, bisa juga saya diskusi dengan beberapa team yang cukup senior, misalnya untuk membahas hal spesifik mengenai human resources.

Karena ruang meeting terbatas dan makan siang di mall sudah terlalu umum, adakalanya pertemuan dilakukan di beberapa pangkalan milik Excellent, misalnya di kebun atau toko Zeze Zahra.

Secara biaya bisa lebih murah, dan bisa lebih fleksibel. Cari makan bisa cari yang ada di sekitar. Kadang kami bisa pesan gado-gado dan sayur gabus pucung dan minum air kelapa muda. Biayanya masih lebih murah dibandingkan makan di Pujasera atau Food Court.

Selesai ngobrol menjelang Ashar, saya bisa langsung meluncur untuk menjemput Vivian dari sekolah.

Ngobrol santai diluaran seperti ini sesekali bisa menjadi semacam selingan yang menarik dan juga bisa sebagai refreshing disela-sela kesibukan kerja.

Mon, Nov 07, 2022

Tour Kebun Anggur Zeze Zahra

Tour Kebun Anggur Zeze Zahra

Biasanya video mengenai kebun anggur Zeze Zahra dimulai langsung dari kebun atau langsung pada pohon anggurnya. Kali ini sedikit berbeda, mulainya dari toko pertanian Zeze Zahra.

Jarak antara toko pertanian Zeze Zahra dengan kebun anggur Zeze Zahra cukup dekat, tidak sampai 1 km.

Kebun anggur Zeze Zahra terletak di pekarangan belakang rumah. Lokasinya ada di perkampungan dan mungkin kebun anggur pertama kali sekaligus kebun anggur satu-satunya di lingkungan sekitar.

Seperti apa suasananya, yuk simak pada video ini :

Sun, Nov 06, 2022

Markisa

Ada beberapa tanaman buah yang sekarang jadi fokus di Zeze Zahra. Selain anggur dan pepaya, salah satunya adalah Markisa.

Alasan mengapa saya memilih Markisa sebagai salah satu tanaman buah pilihan, karena markisa yang tumbuh di rumah kabin Zeze Zahra buahnya banyak sekali. Awalnya saya menanam 3 pohon. Pohon pertama Markisa ungu berbuah lebat sekali. Pohon kedua markisa belum jelas 🫣😁 sudah mulai berbuah sedangkan pohon markisa ketiga yang dirambatkan ke pohon asam adalah Markisa ungu yang sudah mulai berbuah juga.

Karena hasil buahnya menyenangkan, saya menambahkan hampir 10 bibit markisa madu yang rasanya lebih manis lagi.

Karena buahnya banyak dan daunnya lebat, markisa ini cocok dijadikan sebagai tanaman naungan alami. Misalnya untuk kanopi alami maupun untuk kanopi pintu gerbang.

Markisa juga cocok untuk ditanam di sekolah atau fasilitas umum seperti masjid. Karena buahnya banyak, tidak perlu rebutan untuk memetik buahnya.

Markisa ungu yang sudah berbuah maupun markisa madu yang baru saya tanam bisa dimakan langsung sebagai buah meja maupun dijadikan sebagai juice. Bisa juga dijadikan sebagai minuman hangat atau minuman dingin dengan rasa yang menyegarkan.

Video mengenai markisa :

1. Tips Membuat Minuman Markisa Ungu : Petik Langsung dari Pohon

2. Markisa Ungu yang Manis Menyegarkan : Zeze Zahra Excellent Farm

Tertarik menanam markisa? Di toko pertanian Zeze Zahra ada bibitnya kok, hehehe… https://tokopedia.com/zezezahra

Thu, Nov 03, 2022

Menyiasati Kesibukan dan Rutinitas

Pekerjaan di Excellent dan Aktiva umumnya terkait dengan IT. Pekerjaannya cenderung duduk, jarang bergerak dan mata menatap laptop. Setiap hari begitu. Ulang alik dari rumah ke markas kemudian kembali ke rumah lagi.

Beberapa ada yang menyiasati dengan menginap di markas Danita, lokasi pangkalan team PT Aktiva Kreasi Investama. Sebagian lagi menyiasatinya dengan mengambil kuliah. Pulang dari markas Excellent dan Aktiva tidak langsung pulang ke rumah melainkan ke kampus.

Saya menambahkan satu pilihan lagi untuk menyiasati rasa monoton itu, yaitu dengan sesekali makan siang diluar atau bekerja di luar markas. Kami selalu menyebut kantor Excellent maupun Aktiva sebagai markas, sebagai bagian dari pembahasaan suasana yang lebih kalem dan informal.

2 hari yang lalu saya berkumpul bersama team-team support atau engineer di Excellent. Mereka adalah team yg dilead oleh Ahmad Imanudin, salah satu senior di Excellent. Team support adalah team yang menangani implementasi sistem, maintenance dan support sistem. Mereka adalah team IT di perusahaan IT 🤭😁

Saya dan Ackoy berkumpul bersama dengan mereka, makan siang dan ngobrol santuy di pujasera (food court) Summarecon Mall Bekasi lantai 4. Pujasera dipilih karena pilihan makanannya beragam dan team bisa memilih makanan yang disukai. Selain itu, dengan asumsi kumpul sampai sore, saya bisa langsung “nyeberang” menjemput Vivian di sekolahnya di SMPIA 31 Al Azhar Summarecon.

Saya sampaikan bahwa fokus utama pertemuan itu bukan pekerjaan. Itu adalah bagian dari kembali ke spirit awal saat Excellent pertama dibangun. Saat kami lebih leluasa jalan kesana kemari tanpa harus mempertimbangkan banyak hal.

Di Excellent kita masih bisa memilih untuk sesekali bekerja diluar kantor atau sesekali santai diluaran. Ini bukan hal istimewa bagi sebagian rekan yang baca tulisan ini tapi hal itu istimewa buat saya yang dulu bekerja sebagai operator produksi di pabrik.

Di pabrik, kecil kemungkinan kita kelayapan diluaran dan santai-santai kecuali jabatan kita cukup tinggi atau memang pekerjaannya harus kelayapan keluar.

Dengan sesekali bersantai diluar atau bekerja diluar pakem yang baku, sedikit banyak kita jadi healing 🤭😁. Kita jadi punya kesempatan me time. Jadi tahu, oh kalau Pujasera atau food court mall itu nggak rame-rame amat di hari biasa. Oh, kalau kita belanja si hari biasa, rasanya lebih santai dan kalem.

Saya berharap team tidak kehilangan perasaan itu. Perasaan bahwa pekerjaan masih bisa menunggu. Perasaan bahwa kita bisa dan berhak mengatur ritme pekerjaan kita. Perasaan bahwa, “hidup kita milik kita, susah maupun senang kita juga yang menjalaninya…”